Friday, December 11, 2009

sungai bisa membuat desamu go internasional

kearifan lokal untuk tidak menghabisi ikan disungai membuahkan hasil yang luar biasa, seluruh pelosok dunia datang untuk mengunjungi dan melihat betapa menakjubkannya, seandainya setiap sungai seperti ini.

berapa harga 1 ton ikan tombro, jurung, hampala atau kancra? kalau sekilo Rp 10.000 maka 1 ton 10 juta.
coba kalau di kampungmu masih ada sungai jernih, khususnya desa-desa kaki gunung atau dekat mata air, karang taruna desamu di modali 10 juta untuk memelihara ikan disungai 1 ton, beri pengetahuan kepada para pemuda untuk tidak mengambil ikan disungai. Dalam waktu singkat niscaya desamu akan menjadi tujuan turis, yang bisa meningkatkan kesejahteraan di desamu.

Ya.... sudah umum dimana mana tempat tujuan wisata alam adalah yang ada airnya, misal sungai jernih yang merupakan sarana refreshing, menyejukkan dan menyegarkan jiwa yang suntuk oleh kegiatan sehari-hari yang monoton. Apabila sungai jernih dipadu dengan keberadaan ikan jinak dimana pengunjung bisa berinteraksi untuk mandi bersama ikan, memberi makan ikan ditangan, memegang ikan........ tidak mustahil.... desamu akan terkenal di seantero jagad, dan pada musim-musim liburan akan dibanjiri wisatawan lokal maupun bule, jadi tempat wisata kelas dunia. Dan satu lagi yang harus diingat, bahwa bisnis yang tidak ada matinya, tetap eksis di jaman krisis dan semakin lama semakin terkenal dan ramai pengunjung dan selalu menguntungkan adalah bisnis wisata.

Contoh sudah banyak, misalnya mata air cibulan dengan ikan dewa nya (ikan kancra sejenis tombro air jernih), cigugur juga dengan ikan dewanya (kancra), sungai Luanti (sabah), huahine dengan belut pelusnya yang jinak, begitu juga dengan pulau solomon dengan belut pelus jinaknya, di ambon juga ada dan pernah masuk tv dll..... semua menjadi obyek wisata kelas dunia, bule2 suka banget berinteraksi dengan ikan di alam dan habitat aslinya, apa lagi anak-anak... mereka akan sangat terkesan dan bahagia sekali.

pelus dan ikan lokal seperti itu sebenarnya dulu banyak disungai-sungai jernih di jawa, terutama sungai-sungai kaki gunung atau aliran mata air yang jernih yang cocok buat wisata air seperti ini. Di kaki-kaki gunung di jawa masih banyak sungai yang sejernih gambar dibawah ini, tapi ikannya sudah dihabisi. Misalnya sungai-sungai kaki gunung sindoro, sumbing, ungaran, telomoyo (Muncul), lawu, ciremai, muria.... sungainya masih jernih dan sejuk.

Dilereng gunung timur gunung sindoro banyak mata air yang dulu dihuni pelus, dan sungai-sungai di lereng timur sindoro, terutama sungai Progo memang terkenal banyak pelusnya, sampai sekarang pun masih banyak spesialis tukang mancing pelus di sungai progo. Tapi pelus-pelus penghuni mata air dan pelus di sendang-sendang, atau sungai jernih di sekitar kampung sudah habis diburu dan dipotong-potong dan di goreng sama orang kampung.

Bapakku yang asli lereng sindoro cerita, kalau dulu kalo pagi pas cari rumput dipinggir sungai sering melihat ada pelus berjemur dipinggir dangkalan berpasir Sungai Brangkongan, dan katanya simbah pernah mbendo pelus di sungai brangkongan yang jernih dan sejuk airnya, pelus nya dipotong-potong dan di makan orang sekampung, enak katanya.

Dan katanya, mata air di pinggir kampung (tegalrukem, campuranom, parakan) dulunya adalah sarang pelus, bersembunyi di akar pohon beringin tua, kalau pagi sering keluar berjemur di pinggir mata air, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Aku masih ingat dulu disekitar mata air itu ada 4 pohon beringin dan sebuah pohon gayam besar dan tua, salah satu pohon beringinnya ada yang berdiameter kira kira 6 meter, besar sekali memang, akarnya bergantungan menjulur julur seperti ular, eksotik sekali.... tp sekarang sudah di tebang.....

belum terlambat, sekarang bisa dimulai, ayo jadikan sungai jernih di desamu sebagai tempat wisata......

Gambar: aku yakin, kalau ada tukang hobi mancing iseng, lagi mo mancing ke sungai dan ketemu ikan jinak di sungai seperti ini dia pasti jadi malu dan membuang pancingnya (kecuali yang kemaluannya kecil haha....), dan segera copot baju trus mandi sama ikan.





2 comments: